Kali ini membahas sedikit tutorial tentang bagaimana membuat koneksi Ad-hoc di handphone android. Handphone android yang sudah diujicobakan adalah Samsung Galaxy Fit dan Samsung Galaxy Ace dengan versi firmware Gingerbread 2.3.4.

Tapi sebelumnya bahwa secara default handphone android memang tidak bisa membaca koneksi wi fi yang bertipe ad-hoc, ya mungkin si pembuatnya memang men-disable fungsi tersebut. Daripada anda beli paket data yang lumayan mahal, alangkah lebih murahnya apabila laptop anda yang menjadi semacam sumber wifi, sehingga saya bisa ngenet cepat dan gratis.

Perlu dijelaskan yang dimaksud dengan koneksi ad-hoc adalah koneksi internet yang menggunakan laptop atau komputer sebagai routernya. Jadi secara gampangnya dalam bahasa orang awam, koneksi ad-hoc adalah kita membagi sambungan internet dari komputer/laptop kita ke orang lain.

Untuk dapat membuat koneksi ad-hoc menjadi enable, maka sebelumnya dibutuhkan beberapa aplikasi pendukung seperti :
  • Root Explorer. Root Explorer ini dapat dengan mudah diunduh dari blapkmarket (harus daftar dulu). Apabila download di market android, maka siap-siap untuk bayar.

  • Terminal Emulator. Terminal Emulator dapat diperoleh bebas di android market. Terminal emulator ini dibutuhkan apabila folder system/bin di handphone hanya read-only alias ga bisa diedit-edit. Kalau kita copas layaknya ada program deepfreeze, maka system akan selalu kembali ke hal yang sama.
Selanjutnya adalah kita tinggal mendownload file wpa-supplicant yang nantinya akan kita ganti.

Silahkan sedot di sini http://www.mediafire.com/?n577pg7uf39w3xu

Dan hal yang terpenting adalah, android yang kita punya harus sudah di-root

Do With Your Own Risk

No Guarantee if didn’t work




Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. Taruh, file wpa-supplicant yang sudah di download di sdcard.

  2. Buka root explorer, lalu masuk ke folder system/bin, copy file wpa-supplicant yang asli ke sdcard anda sebagai backup apabila ternyata gagal atau anda tidak puas.

  3. Setelah itu copy file wpa-supplicant yang baru ke system/bin dan replace-lah file yang lama.

  4. Kalau ga bisa, coba lihat di atas root explorer ada kotak R/O tekan sehingga menjadi R/W. Maksudnya tadinya akses user hanya bisa Read Only, menjadi Read Write.

  5. Restart handphonenya

  6. Nyalakan wi fi ad-hoc-nya. Jika bisa maka koneksi dari ad-hoc akan ditandai dengan tanda (*)


Selesai…

Nah namun, apabila file wpa-supplicant yang ‘palsu’ tidak dapat di copy ke system/bin, maka giliran terminal emulator yang berperan. Kita harus mengubah permission akses dari R/O menjadi R/W. Apabila para pengguna linux biasanya memakai metode chmod, tetapi sayangnya di android tidak berjalan mulus. Dibutuhkan perintah lainnya. Dan.. dengan susah payah akhirnya berhasil menemukannya

Di terminal ketikan perintah-perintah sebagai berikut

Su

mount -o remount, rw system/bin

cp sdcard/wpa-supplicant system/bin

Penjelasannya adalah, baris pertama dengan mengetikan su berarti kita telah meminta hak akses dari root explorer.

Baris kedualah yang paling penting, dapat diartikan kita mengubah folder system/bin menjadi Read-Write. Jika ingin mengembalikan ganti rw menjadi ro. Adakalanya ketika mencoba gagal, coba hapus koma setelah kata remount.

Baris ketiga maksudnya adalah, kita mengcopy file dari sdcard dengan file bernama wpa-supplicant. Hal ini apabila anda menaruhnya langsung di sdcard tidak di dalam folder lainnya. Apabila anda menaruhnya di folder ‘namaanda’ maka perintahnya menjadi ‘sdcard/namaanda/wpa-supplicant’. Kemudian file yang tadi dipaste di folder system/bin

Note [Tambahan]:
  • Saran, untuk security gunakan none, jangan pilih wpa atau wep. Untuk masalah proxy sebaiknya tidak dipakai, biarlah wi fi kita bocor kemana-mana…

  • Hal ini bisa diaplikasikan untuk koneksi lan jaringan ITB, asalkan anda sudah menginstall Transparent Proxy dan mengatur cache yang digunakan.
From : Android Indonesia on Facebook

By : bany21
 


Comments




Leave a Reply