Tiga warga negara Indonesia yang pernah bekerja untuk perusahaan teknologi di kawasan Silicon Valley, Amerika Serikat, menggelar konferensi yang diberi nama Build Conf.

Build Conf akan diselenggarakan selama 3 hari, sejak 7 sampai 9 Oktober 2013 di Binus University International Campus, Jalan Hang Lekir I No. 6, Senayan, Jakarta.

Acara ini jadi tempat berkumpul dan berbagi bagi pekerja TI di Indonesia, khususnya para pemrogram perangkat lunak. Karena, konferensi ini fokus pada pengembangan teknis perangkat lunak berbasis web maupun mobile.

Acara ini akan dikemas dalam bentuk sesi pelatihan mengembangkan perangkat lunak dengan berbagai teknologi. Setelah pelatihan, peserta dipersilakan membangun perangkat lunak sederhana untuk mempraktikan materi yang telah didapat.

Selain itu, Build Conf dapat menjadi tempat berjejaring bagi para pebisnis perusahaan rintisan teknologi (startup), terutama dalam merekrut sumber daya dan mencari mitra bisnis. Acara ini juga memamerkan produk atau jasa dari startup Indonesia.

Tiga alumni Silicon Valley yang akan jadi pembicara, antara lain adalah; 

Aditya Herlambang
Sarjana B.S Ilmu Komputer dari University of Arizona, ini sempat bekerja sebagai pemrogram di Pulse News, sebuah startup yang akhirnya diakuisisi LinkedIn senilai 90 juta dollar AS. Ia juga mendirikan startup Pinstagram (sekarang Pictacular).

Adrianus Benny Tjia
Bekerja sebagai pemrogram di perusahaan teknologi B2B, Yammer, yang memiliki 300 karyawan dan diakuisisi oleh Microsoft sebesar 1,2 miliar dollar AS pada 2012 lalu. Ia mempelajari program tingkat atas seperti Database System Principles dan Artificial Intelligence di Stanford University dan mendapat gelar B.S dalam Ilmu Komputer di University of Michigan.

Hendry Rusli
Sebelum mendirikan perusahaan pengembang perangkat lunak, Hendry bekerja untuk Motorola Solutions. Ia mengakomodasi berbagai permintaan pelanggan korporasi untuk memberi solusi. Hendry lulus dengan gelar B.S Ilmu Komputer di Purdue University, Indiana.

Kapasitas peserta dalam Build Conf sangat terbatas, hanya untuk 80 orang. Kalangan mahasiswa dapat mengikuti konferensi ini dengan biaya Rp 2.250.000, sementara untuk kalangan profesional sebesar Rp 3.500.000.

Informasi lengkap mengenai acara ini dapat dilihat di situs resmi Build Conf.


source : http://tekno.kompas.com/read/2013/09/18/0931513/alumni.silicon.valley.berbagi.ilmu.di.jakarta
 





Leave a Reply.